Hasil Pertandingan Timnas >> Kualifikasi Piala Dunia 2014 - Selasa, 6 September 2011. Indonesia vs Bahrain (0-2) || Jum'at, 2 September 2011. Iran vs Indonesia (3-0)

Rabu, 31 Agustus 2011

Timnas Indonesia Rayakan Idul Fitri Di Iran

Timnas sudah bertolak ke Timur Tengah sejak 23 Agustus lalu, karena harus melakuan ujicoba terakhir di Jordania (27/8/2011), sebelum akhirnya menantang Iran di Teheran pada 2 September dalam putaran tiga kualifikasi pra-Piala Dunia zona Asia.

Karena mepetnya jadwal, Bambang Pamungkas dkk pun harus berlebaran jauh dari keluarga. Selain itu, mereka pun bisa menikmati Idul Fitri lebih dulu dari di tanah air.Muhammad Ridwan, Benny Wahyudi, Muhammad Roby, Markus Horison bersama Supardi dan Zulkifly Syukur terlihat berpose dengan atribut berlebaran masing-masing.

Sabtu, 27 Agustus 2011

Duet Bambang-Gonzales Menjadi Pilihan Wim Rijsbergen

Jelang laga persahabatan melawan Yordania di kota Amman, Sabtu (27/8), Pelatih Kepala Timnas Indonesia, Wim Rijsbergen mengatakan tidak akan melakukan perubahan skuad besar-besaran. Skuad Timnas saat membekuk Palestina 4-1 akan diturunkan.

Christian Gonzales yang bertandem dengan Bambang Pamungkas akan dipasang kembali untuk mengobrak-abrik pertahanan Yordania. Apalagi, hasil pertandingan dengan Yordania akan menjadi patokan seberapa siap Indonesia meladeni Iran di babak pra piala dunia 2014. Yordania diyakini memiliki kualitas yang sepadan dengan Timnas Iran, Bahrain dan bahkan Qatar.

Jumat, 26 Agustus 2011

Jordania Akan Uji Lini Bertahan Timnas Indonesia

Momentum pertandingan uji coba melawan Jordania dijadikan tim nasional Indonesia untuk menguji lini pertahanan Firman Utina dan kawan-kawan. Uji coba tersebut akan digelar di Amman International Stadium, Sabtu (27/8/2011). "Pada pertandingan melawan Jordania nanti fokus kita adalah menguji pertahanan," kata asisten pelatih tim nasional Indonesia, Liestiyadi, Jumat (26/8/2011).

Sektor pertahanan memang menjadi salah satu kelemahan tim besutan Wim Rijsbergen. Dalam pertandingan melawan Turkmenistan di putaran kedua Pra-Piala Dunia 2014, Indonesia tampil impresif dengan unggul 3-0 di babak pertama. Selepas turun minum, Indonesia pun kembali unggul 4-1. Akan tetapi, Indonesia lengah sehingga lawan berhasil mencetak dua gol ke gawang ke Ferry Rotinsulu. Indonesia akhirnya bisa mempertahankan keunggulan dengan skor akhir 4-3.

Timnas Jalani Adaptasi Cuaca Di Timur Tengah

Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin berharap tim nasional (timnas) Indonesia mampu beradaptasi dengan cuaca dan suasana Timur Tengah saat menjalani pelatihan di Amman, Yordania, menjelang menghadapi Iran di laga perdana grup E Pra Piala Dunia 2014. "Saya berharap para pemain timnas mampu beradaptasi dengan kawasan Timur Tengah itu," katanya di Lapangan Timnas, Senayan, Jakarta, Kamis (25/8).

Menurutnya, selama pelatihan di Yordania, timnas senior juga melaksanakan pertandingan persahabatan melawan timnas Yordania yang merupakan uji coba terakhir tim Merah Putih. "Kesempatan ini berkat adanya kerjasama antara PSSI dengan Yordania. Dan pertandingan itu juga untuk melihat dan sebagai analisa kekuatan tim Iran," Djohar yang terpilih menjadi Ketua Umum PSSI lewat Kongres Luar Biasa PSSI di Solo, pada Juli 2011.

Kamis, 25 Agustus 2011

Timnas Indonesia Siap Hadapi Kekuatan Iran

Hasil apik pada laga ujicoba kontra Palestina baru-baru ini semakin membuat Merah Putih optimis. Timnas Indonesia siap menghadapi salah satu raksasa Asia, Iran pada 2 September mendatang di Teheran. Pelatih timnas, Wim Rijsbergen tahu betul kekuatan lawannya itu. Ia mengakui Iran adalah lawan terkuat di Grup E. "Kalau dilihat rangkingnya, mereka adalah yang terbaik di grup," kata Wim, merujuk dua calon lawan Indonesia lainnya, Bahrain dan Qatar.

Di samping itu, Iran punya stadion berkapasitas besar. Artinya, sambung Wim, tim asuhan Carlos Queiroz itu akan didukung banyak penonton saat menjamu Indonesia. "Akan banyak pendukung mereka yang datang ke sana. Jadi, kami akan menghadapi 12 pemain," urainya.

Rabu, 24 Agustus 2011

Timnas Berangkat Ke Yordania Tanpa Kekuatan Penuh

Setelah melakukan pemusatan latihan di Solo sejak 12 Agustus lalu, skuad Timnas Indonesia Selasa, 23 Agustus meninggalkan Solo, Jawa Tengah. Timnas akan berangkat ke Yordania melalui Jakarta.

Dalam laga pertandingan melawan Timnas Yordania, Ahmad Bustomi dan Boaz Solossa dipastikan absen. Yordania akan menjadi lawan latih tanding. Pertandingan akan digelar di Amman, 27 Agustus. "Ahmad Bustomi tidak ikut berangkat ke Yordania karena  masih sakit. Selain Bustomi, Boaz juga tidak ikut. Mungkin Bustomi baru bisa bergabung saat melawan Bahrain nanti," kata Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Liestiadi di Hotel Paragon, Solo, kemarin.